Analisis Model Dasar Manajemen Pengumpulan Data Bimbingan Konseling Di MA Maarif

Authors

  • Annisa Nurahmayanti STIT NU Al Farabi Pangandaran
  • Diah Nurlatipah STIT NU Al Farabi Pangandaran
  • Irwan STITNU Al Farabi Pangandaran

DOI:

https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i3.285

Keywords:

Manajemen Pengumpulan Data, BK Komprehensif

Abstract

Model BK Indonesia yang komprehensif nampaknya memandang pengelolaan sebagai tugas tambahan yang tidak penting. Akibatnya, aspek administrasi pendataan yang dilakukan konselor kurang mendapat perhatian. Survei pendahuluan yang dilakukan Asni & Yuswono tahun 2017 di 20 SMP dan SMA menunjukkan bahwa guru bimbingan karir mengalami kesulitan dalam mengelola bimbingan dan konseling. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya konsep bagaimana menerapkan sistem manajemen terpadu dengan format standar. Wawancara dengan salah satu guru bimbingan karir di MA Maarif mengungkapkan bahwa kesulitan yang dihadapi oleh para guru bimbingan karir di sekolah tersebut adalah mereka tidak memiliki dokumen pelaksanaan program yang diperlukan dan siap untuk diperiksa oleh pengawas. dirasakan. Berdasarkan tantangan dan konsep penerapan BK secara komprehensif di Indonesia, maka diperlukan konsep manajemen pendataan untuk penerapan BK di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian menjadi produk berupa modul Panduan Perancangan dan Penerapan Alur Pengelolaan Data BK. Produk yang dihasilkan lolos uji hipotesis kami sebesar 86% pada uji Pakar Konten BK, 80% pada uji Pakar Grafis, dan 76% pada uji Praktisi. Berdasarkan hal tersebut, produk ini masuk dalam kategori “Baik”. Artinya produk yang dihasilkan dapat dikaji oleh para ahli dan digunakan untuk memudahkan pelaksanaan pengelolaan data bagi guru-guru MA Maarif. Karena keterbatasan penelitian, maka penelitian ini masih perlu dilanjutkan dengan uji efikasi dan tahap pengembangan lebih lanjut.

References

ASCA. (2003). The ASCA National Model: A Framework for School counselling programs. New York: Alexandira VA.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Badrujaman, A. (2011). Teori dan Aplikasi Evluasi Program Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Indeks.

Hikmat. (2009). Manajemen Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Komalasari, G. (2011). Asesmen Teknik Non tes dalam Perspektif BK Komprehensif. Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong. 2005. Metedologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Prayitno dkk. 2003. diunduh melalui: http://theworldofguidanceandcounseling.b logspot.com/2012/04/pengertian-bimbi ngan-dan-konseling.html

Sukardi, Dewa, Ketut. 2008. Proses Bimbingan dan Konseling Di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Sugiyono.2006. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sudrajat, Akhmad. 2008. Fungsi Prinsip dan Asas Bimbingan Konseling.

Purwoko, B. (2008). Organisasi dan manajemen Bimbingan dan Konseling. Surabaya: Unesa University Press.

Santoadi, F. (2010). Manajmen dan Konseling Komprehensif. Semarang: Semarang Press.

Silalahi, U. (2002). Pemahaman Praktis Asas-asas Manajemen. Bandung: Mandar Maju.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, D. K. (2008). Proses Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Yusri. (2015). Manajemen Bimbingan dan Konseling dalam Pembinaan Siswa PAda SMA di Kota Sabang. Jurnal Intelektualita, 3(2), 39-46.

Yuwono, S. D. (2015). Pengembangan Software Evaluasi Layanan Dasar BK (Unpublished master thesis). Universitas Negeri Jakarta, Jakarta.

Zamroni, E. & Rahardjo, S. (2015). Manajemen Bimbingan dan Konseling Berbasis Permendikbud 111 Tahun 2014. Jurnal Konseling Gusjigang, 1(1), 1-11.

Downloads

Published

2023-12-14