Kebijakan Sentralisasi dan Manajemen Straregik dalam Pendidikan

Authors

  • Acep Wildan Mubarok STIT NU Al-Farabi Pangandaran
  • Alfiyatun STITNU AL-FARABI PANGANDARAN
  • Desi Sri Sulistia STIT NU Al-Farabi Pangandaran
  • Ina Nurwahidah STIT NU Al-Farabi Pangandaran

DOI:

https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i2.190

Keywords:

Sentralisasi, Pendidikan Islam, Manajemen Strategik

Abstract

Dalam manajemen pendidikan dikenal dua mekanisme pengaturan, yaitu sistem sentralisasi dan desentralisasi. Dalam sistem sentralisasi, segala sesuatu yang berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan diatur secara ketat oleh pemerintah pusat. Sementara dalam sistem desentralisasi, wewenang pengaturan tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah. Kedua sistem tersebut dalam prakteknya tidak berlaku secara ekstrem, tetapi dalam bentuk kontinum; dengan pembagian tugas dan wewenang antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (lokal). Hal ini juga berlaku dalam manajemen pendidikan di Indonesia, sebagaimana dijelaskan dalam Penjelasan UUSPN 1989 bahwa pendidikan nasional diatur secara terpusat (sentralisasi), namun penyelenggaraan satuan dan kegiatan pendidikan dilaksanakan secara tidak terpusat (desentralisasi). Hal tersebut cukup beralasan karena masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sehingga untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dan mengurangi segi-segi negatif, pengelolaan pendidikan tersebut memadukan sistem sentralisasi dan desentralisasi.

References

Bafadal Ibrahim, 2012, Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah Dasar: Dari Sentralisasi Menuju Desentralisasi, Jakarta: Bumi Aksara

Chan, Sam dan Tuti T. Sam, Analisis SWOT Kebijakan Pendidikan Era Otonomi Daerah, Jakarta: Rajawali Pers, 2010

Dwiningrum, Siti Irene A.D. 2012. Desentralisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

H A R. Tilaar, 2000, Paradigma Baru Pendidikan Nasional, Jakarta: Rineka Cipta

Hadiyanto, Mencari Sosok Desentralisasi Manajemen Pendidikan di Indonesia, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.

Hasbullah, Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi daerah dan Implikasinya terhadap Penyelenggaraan Pendidikan, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2006.

Masrokan Muthohar, Prim, Manajemen Mutu Sekolah, Strategi Peningkatan Mutu dan Daya Saing Lembaga Pendidikan Islam, Yogyakarta: Ar Ruzz Media, 2013.

MaCandrews, Colin dan Ichlasul Amal. 1993. Hubungan Pusat Daerah dalam Pembangunan. Jakara: PT Rajagrafindo Persada

Pomalingo, Nelson, 2006, Paradigma Pendidikan dalam Pembangunan Daerah, (Ed. M. Isnaeni dan Hartono Hadjarati), Jakarta: Pustaka Indonesia Press

Sujanto, Bedjo, Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah: Model Pengelolaan Sekolah di Era Otonomi Daerah, Jakarta: Sagung Seto, 2007.

Tjokroamidjojo, Bintoro. 1990. Pengantar Administrasi Pembangunan, Jakarta: LP3ES

Wibawa, Basuki, 2017, Manajemen Pendidikan: Teknologi Kejuruan dan Vokasi, Jakarta: Bumi Aksara Group

Tilaar, H.A.R, Membenahi Pendidikan Nasional, Jakarta: Rineka Cipta, 2009. Kekuasaan dan Pendidikan: Suatu Tinjauan dari Perspektif Studi Kultural, Magelang: Indonesiatera, 2003.

Downloads

Published

2023-07-14