Penerapan Fungsi Manajemen dalam Peranan Kepala Sekolah, Wakasek dan Tenaga Kependidikan terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di Madrasah Aliyah YPK Cijulang
DOI:
https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i1.116Keywords:
Fungsi Manajemen, Peranan Guru, Tenaga KependidikanAbstract
Penerapan fungsi manajemen dalam peranan kepala sekolah, wakasek, dan karyawan dalam oprasonal pendidikan, digunakan guna memperbaiki dan penyusunan konsep pelaksanaan oprasional dari berbagai bidang yang mencakup ke dalam tiga komponen dalam pendidikan. Peranan manajemen dalam oprasional sekolah bertujuan untuk mengatur berbagai konsep kerja dalam melaksanakan kewajiban kepala sekolah, wakasek, dan karyawan di lembaga pendidikan Madrasah Aliyah YPK Cijulang. Metode peneitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mendeskripsikan situasi sosial yang terjadi di lingkungan objek penelitian. Pengelolaan data melalui teknik wawancara dan analisis dokumentasi kegiatan yang berhubungan dengan objek penelitian. Hasil dalam penelitian ini terdapat pada manajemen peranan kepala sekolah dalam operasional madrasah, terdapat pada manajemen kewajiban kepala sekolah dan fungsi kepala sekolah. Fungsi manajemen yang terlibat dalam peranan kepala sekolah terdapat pada aspek penyusunan program kerja, penilaian kinerja, pengawasan administrasi sekolah, dan pengawasan hubungan sekolah dengan lingkungan. Penerapan fungsi manajemen pada bidang wakasek di sekolah yang terdapat pada wakasek kurikulum, kesiswaan, humas, sarana dan prasarana. Setiap tugas pokok di didasari oleh fungsi manajemen yang mengatur segala alur konsep penyelesaian tugas – tugas pokok. Penerapan fungsi manajemen dalam operasional sekolah di bidang tenaga kependidikan yang mencakup pengelolaan tata usaha, melibatkan fungsi manajemen dalam pengelolaan administrasi sekolah.
References
abunifa. (2017). Konsep Dasar dan Strategi Penjaminan Mutu Pendidikan: Sebagai Review Kebijakan Mutu Pendidikan. Indonesian Journal of Education Management & Administration Review, 1(2), 107–118.
Amalia, I. (2015). Implementasi Nilai Tabligh Pada tenaga Pengajar dalam Proses Belajar Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri Mojokerto. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 2(10), 828–849.
Azharuddin. (2020). Peran Dan Fungsi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru. Jurnal Islam Hamzah Fansuri, 3(2), 158–168.
Burhanudin Gesi. (2019). Manajemen dan Eksekutif. Jurnal Manajemen, 3(2), 1–9. https://doi.org/.1037//0033-2909.I26.1.78
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2018 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH, (2018). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/138182/permendikbud-no-6-tahun-2018
Paudi, S., & Suking, A. (2020). Jurnal Manajemen Pendidikan Kinerja Wakil Kepala Sekolah Menengah Pertama dilihat dari Tugas Pokok dan Fungsinya Performance of The Vice Principals of Junior High Schools Viewed from Their Main Duties. 2(2), 192–205.
UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional [JDIH BPK RI], Pub. L. No. 20 (2003). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003
Rusilowati, A., Taufiq, M., & Astuti, B. (2019). Jurnal Profesi Keguruan. Jurnal Profesi Keguruan, 5(1), 15–22.
Sebayang, S., & Rajagukguk, T. (2019). Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Di SD Dan SMP Swasta Budi Murni 3 Medan. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, 2(2), 105–114.
Subandi. (2011). Qualitative Description as one Method in Performing Arts Study. Harmonia, 19, 173–179.
Sudiartono. (2020). Manajemen Tenaga Kependidikan di SMP Negeri SATAP TIRA. Jurnal Pendias, 2(1), 14.
Terry. (2002). Manajemen Pendidikan. Manajemen, 2(2), 22–46.


