Faktor Penyebab Kemacetan Lalu Lintas di Kecamatan Gedebage Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.59996/sosiosaintika.v3i1.746Keywords:
Kemacetan, Gedebage, Infrastruktur Jalan, Transportasi Umum, Upaya PenanggulanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemacetan di Kecamatan Gedebage dan upaya-upaya untuk mengatasi kemacetan di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh langsung dari narasumber yang dipilih secara sengaja menggunakan teknik purposive sampling, sementara data sekunder berasal dari buku, artikel, laporan, dan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik kajian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemacetan di Kecamatan Gedebage disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu peningkatan jumlah kendaraan bermotor baik dari penduduk lokal maupun pengunjung luar kota, infrastruktur jalan yang terbatas dan tidak mampu menampung lonjakan volume kendaraan, kurangnya transportasi umum yang efektif, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Selain itu, pembangunan pusat-pusat kegiatan besar seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Masjid Raya Al Jabbar, dan Mall Summarecon turut berkontribusi pada peningkatan arus kendaraan. Pemerintah Kota Bandung telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi kemacetan, seperti pembangunan dan pelebaran infrastruktur jalan, pengembangan transportasi umum, penerapan rekayasa lalu lintas, penempatan petugas di titik rawan kemacetan, serta pembukaan kembali akses tol KM 149. Penanganan kemacetan di wilayah ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, manajemen lalu lintas yang lebih baik, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi agar solusi yang diterapkan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
References
A. Brilyana, Yayan. 2024. “Empat Upaya Pemkot Bandung Urai Kemacetan di Kawasan Gedebage,” 1 Februari 2024. https://www.bandung.go.id.
Alzahrani, Mohammed Abdullah A. t.t. “The Literature Review: Six Steps to Success, (3rd Edition), by Lawrence A. Machi and Brenda T. McEvoy (2016)” 1 (10).
Aninda, Sahda, Yulia Asyiawati, dan Weishaguna. 2023. “Kajian Penyediaan Ruang Terbuka Hijau dalam Mewujudkan Kota Ramah Lingkungan di Kecamatan Gedebage Kota Bandung.” Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning 3 (2): 191–99. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v3i2.7916.
Creswell, J.W., dan V.L.P. Clark. 2017. Designing and Conducting Mixed Methods Research. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=eTwmDwAAQBAJ.
H, St. Maryam, Lambang Basri Said, dan Hajrah. 2021. “Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kemacetan Persimpangan Jalan di Kota Makassar.” Jurnal Flyover 1 (1): 41–49. https://doi.org/10.52103/jfo.v1i1.660.
Halim, Rafli, dan Fernanda Alfandi. 2023. “UPAYA MENGURANGI KEMACETAN LALU LINTAS DI SEPANJANG JALAN ADINEGORO KOTA PADANG” 23 (1).
Harahap, Erwin, Zhara Aditya, Farid Badruzzaman, Yusuf Fajar, Agnia Bastia, Syahrul Zein, dan Abdul Kudus. 2022. “Solusi Kemacetan Lalu Lintas Kota Bandung Melalui Pemerataan Arus Kendaraan” 4 (1).
Haryono, Haryono, Danang Darunanto, dan Rr. Endang Wahyuni. 2019. “Persepsi Masyarakat Tentang Kemacetan Lalu Lintas di Jakarta.” Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) 5 (3): 273. https://doi.org/10.54324/j.mtl.v5i3.278.
Kaffah, Mukhlis Silmi, dan Haryo Winarso. 2023. “Pengembangan Lahan Skala Besar dan Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat di Sekitarnya: Bukti dari Pengembangan Summarecon Bandung dan Rencana Pengembangan TOD Tegalluar.” TATALOKA 25 (3): 181–203. https://doi.org/10.14710/tataloka.25.3.181-203.
Khalfani, Kemal. 2023. “Metodologi penelitian.”
Kusumah, Arini. 2024. “Pemkot Bandung Siagakan Petugas dan Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Kemacetan di Kawasan Gedebage,” 3 Februari 2024.
Mustikarani, Wini. 2016a. “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMACETAN LALU LINTAS DI SEPANJANG JALAN H RAIS A RAHMAN (SUI JAWI) KOTA PONTIANAK” 14 (1).
———. 2016b. “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMACETAN LALU LINTAS DI SEPANJANG JALAN H RAIS A RAHMAN (SUI JAWI) KOTA PONTIANAK” 14 (1).
Nabilah, Lula Aulia, Antik Bintari, dan Ivan Darmawan. 2022. “TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI KEMACETAN MELALUI PENYEDIAAN TRANSPORTASI PUBLIK (Studi Pada Pengelolaan Trans Metro Bandung Oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung Tahun 2020).” Jurnal Administrasi Pemerintahan (Janitra) 2 (1): 44. https://doi.org/10.24198/janitra.v2i1.41099.
Rachmadona, Rachmadona, Ira Irawati, dan Yogi Suprayogi. 2022. “KINERJA BIDANG MANAJEMEN TRANSPORTASI DAN PARKIR PADA DINAS PERHUBUNGAN DALAM MENGATASI KEMACETAN DI KOTA BANDUNG.” JANE - Jurnal Administrasi Negara 13 (2): 203. https://doi.org/10.24198/jane.v13i2.28694.
Sitanggang, Rohana, dan Euis Saribanon. 2018. “FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMACETAN DI DKI JAKARTA” 4 (3).
Wijanarko, Iwan, dan Mohammad Agung Ridlo. 2019. “FAKTOR-FAKTOR PENDORONG PENYEBAB TERJADINYA KEMACETAN STUDI KASUS : KAWASAN SUKUN BANYUMANIK KOTA SEMARANG.” Jurnal Planologi 14 (1): 63. https://doi.org/10.30659/jpsa.v14i1.3859.
Yayan A. Brilyana. 2024. “Solusi Jangka Pendek Antisipasi Macet Gedebage, Pemkot Bandung Siagakan Petugas hingga Rekayasa Lalu Lintas,” 2 Februari 2024. https://www.bandung.go.id/.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Inayah, Ilham Agustiana Widiya Yusuf, Ahmad Farihin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


