Analisis Dampak Digitalisasi Perbankan terhadap Efisiensi Operasional dan Kinerja Keuangan Bank Umum di Indonesia

Authors

  • Iswandi Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
  • Khairul Kartsirin Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

DOI:

https://doi.org/10.59996/sosiosaintika.v4i1.1224

Keywords:

Banking Digitalization, Operational Efficiency, Financial Performance, ROA, BOPO

Abstract

Digital transformation has become a major driver of national banking strategies to enhance efficiency and profitability. This study aims to empirically analyze the impact of banking digitalization on operational efficiency (BOPO) and financial performance (ROA), as well as to examine the mediating role of operational efficiency. The research sample consists of Conventional Commercial Banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the observation period. The data analysis technique employed is panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) selected as the optimal model, alongside path analysis using the Sobel Test. The results indicate that banking digitalization has a significant negative effect on the BOPO ratio and a significant positive effect on ROA. Furthermore, the mediation test confirms that operational efficiency (BOPO) significantly mediates the relationship between banking digitalization and financial performance. These findings emphasize that the success of information technology investments in driving profitability heavily depends on the bank management's capability to simultaneously suppress conventional operational costs.

References

Arifin, Z., dkk. (2024). Literasi digital dan kualitas infrastruktur telekomunikasi sebagai penentu adopsi layanan digital perbankan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 15(1), 47–58.

Bank Indonesia. (2022). Arah bauran kebijakan Bank Indonesia tahun 2022: Mendorong akselerasi pemulihan ekonomi, menjaga stabilitas sistem keuangan. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2022.aspx

Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2016). Analisis regresi dalam penelitian ekonomi & bisnis: Dilengkapi aplikasi SPSS & EViews. Rajawali Pers. https://library.uss.ac.id/index.php?id=6450&p=show_detail

Bursa Efek Indonesia. (2024). Daftar perusahaan terbuka sektor keuangan—Perbankan. Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id/id/perusahaan-tercatat/profil-perusahaan-tercatat/

Fadilah, A., & Santosa, B. (2022). Dampak investasi teknologi informasi terhadap kinerja keuangan perbankan: Analisis jangka pendek dan jangka panjang. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 11(2), 112–125.

Firmansyah, M. (2021). Pengaruh transformasi digital terhadap profitabilitas perbankan di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 25(3), 289–301.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro. https://library.stietrisakti.ac.id/detilpustaka.php?id_pustaka2=4890

Gomber, P., Koch, J.-A., & Siering, M. (2017). Digital finance and FinTech: Current research and future research directions. Journal of Business Economics, 87(5), 537–580. https://doi.org/10.1007/s11573-017-0852-x

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2018). Dasar-dasar ekonometrika (Edisi ke-5). Erlangga.

Kusuma, D. (2023). Kesenjangan hasil penelitian dampak digitalisasi terhadap kinerja perbankan: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(4), 512–528.

Laila, N., & Sihotang, T. (2022). Hambatan adopsi layanan digital dan risiko keamanan siber pada nasabah perbankan di Indonesia. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan, 4(2), 89–101.

Naya, R., dkk. (2025). Analisis pengaruh digitalisasi terhadap kinerja keuangan pada sektor perbankan periode 2018–2023. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 5(3), 6849–6863. doi.org/10.54373/ifijeb.v5i3.3960

Nugroho, J., & Utami, S. (2023). Tingkat adopsi dan skala ekonomi sebagai penentu manfaat efisiensi digitalisasi perbankan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 26(2), 189–206.

Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum. Otoritas Jasa Keuangan. https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Pages/Bank-Umum.aspx

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan perkembangan perbankan Indonesia 2023. Otoritas Jasa Keuangan. https://www.ojk.go.id/

Pratama, A. (2022). Digitalisasi, efisiensi operasional, dan rasio BOPO pada perbankan Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 28(1), 45–58.

Pratama, A., & Setiawan, D. (2023). Peralihan ke transaksi digital dan peran QRIS dalam transformasi layanan perbankan Indonesia. Jurnal Sistem Pembayaran dan Keuangan Digital, 5(1), 32–47.

Putra, B., & Wijaya, L. (2022). Pengaruh adopsi layanan digital terhadap profitabilitas perbankan melalui efisiensi operasional. Jurnal Manajemen Keuangan, 18(3), 211–225.

Putri, R., dkk. (2024). Analisis biaya pemeliharaan teknologi dan pendapatan berbasis komisi pada bank umum di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Manajemen Keuangan, 16(1), 67–84.

Ramadhon, A. (2021). Trade-off biaya dan manfaat digitalisasi dalam industri perbankan Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 22(2), 143–158.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Metodologi penelitian untuk bisnis: Pendekatan pengembangan-keahlian (Edisi ke-7). Salemba Empat.

Setiawan, D., & Rahmawati, F. (2023). Pengaruh penerapan teknologi digital terhadap biaya operasional dan efisiensi perbankan. Jurnal Teknologi Informasi dan Keuangan, 6(1), 1–18. https://doi.org/10.54373/ifijeb.v5i3.4250

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2, Cetakan ke-3). Alfabeta. https://elibrary.unpas.ac.id/index.php?id=19316&p=show_detail

Suryani, E., dkk. (2023). Analisis investasi awal infrastruktur teknologi informasi dan pengaruhnya terhadap kinerja perbankan. Jurnal Manajemen dan Informatika Perbankan, 8(2), 79–96.

Wibowo, S., & Handayani, R. (2022). Digitalisasi sebagai kebutuhan strategis dan daya saing perbankan di Indonesia. Jurnal Bisnis dan Strategi, 13(3), 201–218.

Downloads

Published

2026-07-20