Pengukuran Arah Kiblat di Rumah, Dusun Dagang Timur Desa Lubuk Dagang Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas
DOI:
https://doi.org/10.59996/irajagaddhita.v3i1.699Keywords:
Arah Kiblat, Trigonometri, Deklinasi Magnetik, Aplikasi Digital, GPS, Validasi, Akurasi Pengukuran, Sambas, Metode Manual, Ibadah SalatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan arah kiblat secara akurat di salah satu rumah penduduk Dusun Kaum, Desa Dalam Kaum, Kecamatan Sambas, dengan menggunakan kombinasi metode trigonometri manual, koreksi deklinasi magnetik, serta validasi melalui aplikasi digital dan GPS. Proses pengukuran dilakukan secara sistematis, dan hasil akhir menunjukkan bahwa arah kiblat di lokasi penelitian adalah B′ = 67°48′29,64″ setelah koreksi deklinasi magnetik sebesar 6′. Meskipun terdapat sedikit variasi hasil antar metode yang digunakan, secara umum hasil pengukuran menunjukkan tingkat konsistensi dan akurasi yang tinggi. Perbedaan hasil diidentifikasi berasal dari faktor-faktor seperti ketelitian alat ukur dan pengaruh lingkungan sekitar. Temuan ini menunjukkan bahwa penggabungan metode manual dan digital mampu memberikan hasil pengukuran arah kiblat yang layak dijadikan acuan dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari, serta memberikan kontribusi edukatif bagi masyarakat dalam memahami pentingnya ketepatan arah kiblat.
References
Akbar, R. (2019). KARAKTERISTIK MASYARAKAT MUSLIM KOTA SAMBAS DALAM MENENTUKAN ARAH KIBLAT UNTUK PELAKSANAAN SALAT DI RUMAH. Sosial Budaya, 16(1), Article 1. https://doi.org/10.24014/sb.v16i1.6964
Fauziah, F. (2018). VALIDASI ARAH KIBLAT MASJID DENGAN BAYANG – BAYANG KIBLAT (STUDI KASUS MASJID DI KECAMATAN ILIR BARAT II KOTA PALEMBANG). Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah Dan Masyarakat, 18(2), Article 2. https://doi.org/10.19109/nurani.v18i2.1880
Hambali, S. (2013). Ilmu Falak: Arah Kiblat Setiap Saat. Pustaka Ilmu.
Hazlida. (2024, Desember). Wawancara Mengenai Manfaat Kegiatan Pengukuran Arah Kiblat di Rumah [Langsung Tatap Muka].
Ismail, I. (2019). Standar Operasional Prosedur (SOP) Kalibrasi Arah Kiblat Masjid di Era Digital. Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam Dan Ilmu-Ilmu Berkaitan, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.30596/jam.v5i1.3126
Izzuddin, A. (2022). The Problems of the Relationship between Science and Religion in Qibla Direction Calibration at the Great Mosque of Demak and Baiturrahman Mosque in Semarang, Indonesia. Journal of Islamic Law, 3(2), Article 2. https://doi.org/10.24260/jil.v3i2.823
Khazin, M. (2004). Ilmu Falak: Dalam Teori dan Praktik (III). Buana Pustaka.
Maulidin, M., & Abdullah, A. (2022). Uji Komparasi Instrumen Arah Kiblat Antara Qibla Tracker dan Mizwala Qibla Finder. Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy, 1(1), 73–96. https://doi.org/10.47766/astroislamica.v1i1.899
Mujab, S. (2016). KIBLAT DALAM PERSPEKTIF MADZHAB- MADZHAB FIQH. YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 5(2), Article 2. https://doi.org/10.21043/yudisia.v5i2.709
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wawan Elbar Muda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


