Upaya Peningkatan Partisipasi Pemuda Desa Parigi pada Kegiatan Keagamaan “Ngopi” (Ngobrol Perkara Iman) di Desa Parigi
DOI:
https://doi.org/10.59996/irajagaddhita.v2i2.609Keywords:
Peningkatan, partisipasi pemuda, keagamaanAbstract
Partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan di Desa Parigi mengalami penurunan, yang menjadi latar belakang penelitian ini. Kegiatan keagamaan dianggap penting dalam membentuk karakter dan identitas spiritual generasi muda. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi pemuda pemudi dalam kegiatan keagamaan melalui program Ngopi (ngobrol perkara iman), yang menggabungkan diskusi santai dengan nilai-nilai agama. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemuda dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Selain itu, dilakukan observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data tentang pandangan pemuda terhadap kegiatan keagamaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan setelah mengikuti program Ngopi, dengan meningkatnya minat dan kesadaran mereka terhadap nilai-nilai keagamaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan informal seperti Ngopi dapat efektif dalam menarik minat pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam konteks keagamaan di desa lainnya.
References
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. General Learning Press.
Fredricks, J. A., & McColskey, W. (2011). Measuring Student Engagement in Upper Elementary Through High School: A Description of 21 Instrument. Institute of Education Science (IES).
Ismail, I., Musyafa, M. H., & Choslan, F. (2023). Systematic Literature Review, The Impact Of The Sholawat Nariyah Tradition In Indonesia On Changes In Community Social Behavior. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(2), 221–236. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v13i2.1836
Muttaqin, A. (2021). Pendidikan Karakter Kemandirian Anak Perspektif Abdullah Nashih Ulwan dan Robert J. Havighurst [masterThesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/59362
Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F
Rusuli, I. (2022). PSIKOSOSIAL REMAJA: SEBUAH SINTESA TEORI ERICK ERIKSON DENGAN KONSEP ISLAM. Jurnal As-Salam, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.37249/assalam.v6i1.384
Salsabila, N., Haryanto, S., & Fuadi, S. I. (2024). Peran Kegiatan Keagamaan Dalam Membentuk Karakter Remaja di Masjid Nurul Huda Desa Jentrek Wonosobo. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(4), 131–138. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i4.378
Tampubolon, ambo C. (2013, October 25). Participatory Action Research (PAR). LBH Jakarta. https://bantuanhukum.or.id/participatory-action-research-par/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Dian Ardiansah, Elita Putri Melati, Sasty Aryanti, Nada Nurfadilah, Hilman Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


