Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara

Authors

  • Nurfiza Widayati Universitas Mulawarman
  • Selly Swandari Universitas Mulawarman
  • Akbar Lufi Zulfikar Universitas Mulawarman
  • Indra Maulana
  • Swadia Gandhi Mahardika Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.59996/irajagaddhita.v2i2.591

Keywords:

budidaya sayuran, pekarangan rumah, usaha sampingan

Abstract

Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran di Desa Loa Janan Ulu mencerminkan upaya masyarakat dalam mengembangkan usaha sampingan yang berkelanjutan. Dengan luas lahan terbatas di pekarangan rumah, penduduk desa memanfaatkannya secara efisien untuk menanam sayuran. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan alternatif mata pencaharian. Desa Loa Janan Ulu, yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, memiliki potensi pertanian yang baik, namun lahan terbatas mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai ladang subur bagi berbagai jenis sayuran. Budidaya sayuran di pekarangan rumah memberikan keuntungan ganda, yaitu memberikan pasokan sayuran segar untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari dan menghasilkan potensi pendapatan tambahan melalui penjualan hasil panen.
Penggunaan metode pertanian organik dan ramah lingkungan semakin diterapkan oleh masyarakat, menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar. Selain itu, adanya kegiatan budidaya sayuran di pekarangan rumah juga berpotensi meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Dengan inisiatif seperti ini, masyarakat Desa Loa Janan Ulu tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen sayuran lokal yang dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal. Pemerintah setempat dapat mendukung upaya ini melalui penyediaan pelatihan pertanian, akses ke pasar, serta fasilitas pendukung lainnya guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya sayuran di pekarangan rumah.
Metode penyampaian yang dipakai adalah ceramah tatap muka dan membahas studi kasus penyusunan rencana bisnis dibidang pertanian dengan mendatangi lokasi usaha tani dalam mengelola perkarangan rumah menjadi tempat usaha yang bernilai ekonomi secara langsung yang berada di Loa Janan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peralatan yang digunakan antara lain Laptop dan Kamera photo sebagai pengambilan dokumentasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani sayur sayuran dan usaha ini terus berkembang dan menjadi usaha yang memberikan pendapatan utama kepada para petani yang berada di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil dari usaha tanaman sayur sayuran ini akan di jual ke pasar lokal dan permintaan atas produksi sayuran ini sangat tinggi karena sebagai pelengkap dari makanan pokok masyarakat setempat. Dengan materi menumbuhkembangkan usaha tanaman sayuran untuk memanfaatkan pekarangan rumah yang telah disampaikan, diharapkan peserta PKM yaitu para petani sayuran mampu mengelola usahanya dengan baik sehingga mendapatkan omzet yang semakin maksimal ke depannya.

References

Diwanti, D. P. (2018). Pemanfaatan pertanian rumah tangga (pekarangan rumah) dengan teknik budidaya tanaman sayuran secara vertikultur. MARTABE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 101-107.

Ekawati, R., Saputri, L. H., Kusumawati, A., Paonganan, L., & Ingesti, P. S. V. R. (2021). Optimalisasi lahan pekarangan dengan budidaya tanaman sayuran sebagai salah satu alternatif dalam mencapai strategi kemandirian pangan. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 5(1), 19-28.

Harmain, U., Saragih, J. R., Astuti, T., Pasaribu, M. P., & Nainggolan, P. (2022). Pemanfaatan Pekarangan Rumah Perkotaan Dengan Budidaya Sayuran Hidroponik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 2(1), 60-66.

Herwibowo, K., & Budiana, N. S. (2014). Hidroponik sayuran. Penebar Swadaya Grup.

Mahardika, S. G., Zulfikar, A. L., & Bustami, A. (2024). Edukasi Mengenai Keaslian Uang Rupiah Di Kawasan Wisata Gunung Bromo. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(5: Juni), 316-319.

Mahardika, S. G., Zulfikar, A. L., Fitriah, R. R. A., & Widayati, N. (2024). Sosialisasi Central Bank Digital Currency (CBDC) Dalam Perspektif Ekonomi Syariah. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(12: Januari), 1582-1584.

Masyhura, M. D., & Arianty, N. (2019, October). Pemanfaatan Pekarangan dalam Usaha Budidaya Sayuran Secara Hidroponik. In Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan (Vol. 1, No. 1, pp. 182-186).

Nurlela, N. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam mengelolah pekarangan rumah di Desa Tapong Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).

Solihin, E. (2018). Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran sebagai penyedia gizi sehat keluarga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(8), 590-593.

SUMARMIYATI, S., & RAHAYU, S. W. P. (2015, April). Development potential of local traditional medicinal plants at a scale of home-based industry to support medicine and food self-sufficiency in Samarinda, East Kalimantan. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia (Vol. 1, No. 2, pp. 330-336).

Zulfikar, A. L., Swandari, S., & Mahardika, S. G. (2023). Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Penajam Paser Utara. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(9: Oktober), 1163-1169.

Downloads

Published

2024-12-02