Otoritas Politik dan Hukum Islam

Antara Legitimasi Syariah dan Realitas Kekuasaan

Authors

  • Awaluddin Nur Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Asgar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Kurniati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59996/globalistik.v3i1.764

Keywords:

Otoritas Politik, Hukum Islam, Legitimasi Hukum

Abstract

Islam tidak hanya mencakup aspek spiritual dan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki sistem hukum dan politik yang kompleks. Dalam sejarahnya, hukum Islam (syariah) memainkan peran penting dalam membentuk tatanan sosial dan politik umat Muslim. Namun, dalam konteks modern, penerapan hukum Islam menghadapi tantangan dari sistem hukum positif yang diterapkan di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep otoritas politik dan hukum Islam dalam perbandingan dengan sistem hukum positif modern, serta mengkaji peran ulama dan penguasa dalam pembentukan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang mencakup analisis terhadap berbagai literatur ilmiah, jurnal akademik, serta dokumen hukum yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memahami dinamika hubungan antara hukum Islam dan sistem hukum modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum Islam berbasis pada wahyu yang bersifat tetap, penerapannya dalam berbagai negara bervariasi, mulai dari model hukum Islam penuh hingga sistem hukum campuran. Tantangan utama implementasi hukum Islam dalam negara demokratis meliputi konflik dengan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, serta keberagaman hukum positif. Namun, terdapat peluang integrasi melalui pendekatan maqasid al-shariah, model hukum hibrida, dan peran akademisi dalam menyesuaikan hukum Islam dengan perkembangan zaman.

References

Ahmad Ghofur. (2015). Peran Ulama dalam Legislasi Modern Hukum Islam. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, Vol 49(No 2), 141–160.

Ahmad Hidayat. (2019). Fenomena Hukum Islam di Masa Modern. Jurnal Hukum Islam, Vol 4(No 2), 249–266.

Ahmad Ilham Syafir. (2014). Implementasi Maqasid al-Shari’ah dalam Hukum Modern. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, Vol 12(No 1), 1–15.

An-NaÀim, A. A. (2008). Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari’a. HARVARD UNIVERSITY PRESS.

Askar. (2020). Teori Maqashid al-Syari’ah Kontemporer dalam Hukum Islam dan Implementasinya. LABATILA: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam, Vol 4(No 2), 195–209.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. International Institute of Islamic Thought.

Basr, M. (2014). Hukum Demokrasi dalam Islam. Suhuf, Vol 7(No 1), 1–14.

Basri, M. (2013). Hukum Demokrasi dalam Islam. RISALAH, Vol 9(No 1), 1–20.

Bout, H. (2009). Shari’a: Theory, Practice, Transformations. Cambridge University Press.

Dahlan, C. H. (2015). Islam, Politik dan Demokrasi. Universitas Al Asyariah Mandar.

Fauzi. (2013). Ulama & Kekuasaan: Pergulatan Elit Muslim dalam Sejarah. Harmoni: Jurnal Multikultural & Multireligius, Vol 12(No 3), 171–202.

Ghofur, A. (2015). Peran Ulama dalam Legislasi Modern Hukum Islam. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, Vol 49(No. 2), 267–289.

Gifari. (2020). Maqashid al-Syari’ah di Era Kontemporer. IZZI: Jurnal Pemikiran Islam, Vol 3(No 1), 25–40.

Hallaq, W. B. (1893). Islam, Politics, and Modernity’s Moral Predicament. Columbia University Press.

Hasim, S. (2015). (2015). Relasi Ulama dan Penguasa Masa Kolonialisme. Jurnal Kajian Islam Dan Peradaban, Vol 5(No 2), 175–190.

Hermanto, A. (2022). Maqashid al-Syari’ah: Metode Ijtihad dan Pembaruan Hukum Keluarga Islam. Penerbit Literasi Nusantara.

Hisyam., M. (2015). Ulama & Kekuasaan: Pergulatan Elit Muslim dalam Sejarah Indonesia. Harmoni: Jurnal Multikultural & Multireligius, Vol 14(No 2), 1–15.

Indra Muchlis Adnan. (2019). Negara Hukum dan Demokrasi: Dinamika Negara Hukum dalam Sistem Demokrasi Pancasila di Indonesia. Trussmedia Grafika,.

Kurniati. (2022). Sistem Politik Demokrasi Dalam Bias Hegemoni Negara: Telaah Gagasan Politik Antonio Gramsci. Ll- Daulah: Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan, Vol 7(No 2), 257–264.

Mubarok. (2020). Relevansi Fungsi dan Tujuan Hukum Islam dalam Era Modern. Al-Mutsla: Jurnal Ilmu Syariah, Vol 2(No 1), 425–440.

Nurrohman. (2015). Hukum Islam di Era Demokrasi: Tantangan dan Peluang bagi Formalisasi Politik Syari’at Islam di Indonesia. ADDIN, Vol 9(No 1), 161–190.

Nurrohman. (2015). Hukum Islam di Era Demokrasi: Tantangan dan Peluang bagi Formalisasi Politik Syari’at Islam di Indonesia. ADDIN, Vol 9(No 1), 161–188.

Rahman. (2023). Maqashid al-Syari’ah sebagai Instrumen Pembaruan Fiqh Sosial. Al-Ibrah: Jurnal Pemikiran Islam, Vol 5(No 2), 474–456.

Rahman, F. (1982a). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. University of Chicago Press.

Rahman, F. (1982b). Islamic Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. The University of Chicago.

Rumadi. (2010). Islam dan Otoritas Keagamaan. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol 20(No 10), 23–39.

Sidiq, S. (2017a). Maqasid Syari’ah & Tantangan Modernitas: Sebuah Telaah Pemikiran Jasser Auda. IN RIGHT: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, Vol 7(No 1), 140–157.

Sidiq, S. (2017b). Maqasid Syari’ah & Tantangan Modernitas: Sebuah Telaah Pemikiran Jasser Auda. IN RIGHT: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, Vol 7(No 1), 140–155.

Sidiq., S. (2017). Pengembangan Maqasid Syariah di Era Modern. IN RIGHT: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, Vol 7(No 1), 140–157.

Siregar. (2018). Menavigasi Penerapan Hukum Islam dalam Sistem Peradilan Modern. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Muslim Indonesia, Vol 3(No 1), 66–85.

Wahyuni., S. (2012). Demokrasi dan Negara Hukum dalam Islam. Jurnal Review Politik, Vol 2(No 2), 153–166.

Downloads

Published

2025-07-25