Pertambangan Nikel di Raja Ampat Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam
DOI:
https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v3i3.852Keywords:
Nickel mining, Raja Ampat, regulatory conflict, Maqashid Syariah, environmental sustainability, maqashid syariah, fiqh al-bi'ah, hifzh al-bi'ahAbstract
Raja Ampat as the center of world marine biodiversity faces serious threats from nickel mining, including sedimentation, air pollution, ecosystem damage, and socio-economic impacts on coastal communities, thus creating a conflict between positive legal regulations that grant mining permits and Islamic legal principles on environmental conservation. This study aims to identify marine and terrestrial environmental phenomena resulting from the presence of mining in Raja Ampat, analyze the mechanisms of positive legal regulations in managing these impacts, and explore Islamic legal perspectives and solutions to formulate integrative policy recommendations. Using a qualitative normative juridical approach through secondary data literature study with comparative content analysis and source triangulation, the study found that PT Gag Nikel's activities caused net deforestation of 52.42 hectares, coral bleaching of up to 70%, heavy metal pollution that threatens the food chain, and the loss of fishermen's livelihoods; positive law shows the inconsistency of old regulations with the prohibition of mining on small islands, while Islamic law emphasizes the principle of caliphate, the prohibition of facade fi al-ard, la dharar wa la dhirar, and Maqashid Syariah to encourage conservation management such as ecotourism and sustainable fisheries. In conclusion, the integration of both legal frameworks can produce operational policies to stop mining exploitation, prioritize ecosystem preservation, and ensure the welfare of local communities, with implications for sustainable collaborative governance in conservation areas.
References
Agus, M. (2024, Juni 7). Menjaga lingkungan menurut Al Quran: Berikut 3 caranya. Jurnalistik Tsirwah. https://jurnalistik.tsirwah.com/menjaga-lingkungan-menurut-al-quran-berikut-3-caranya/.
Aprita, S., & Afriza, R. S. (2023). Solusi Islam dalam Menuntaskan Persoalan Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jurnal Kepastian Hukum Dan Keadilan, 5(2), 127–137. https://doi.org/10.32502/khk.v5i2.7960
Atong, P. (2025). Raja Ampat Dalam Persimpangan: Dilema Pembangunan Berbasis Tambang dan Pariwisata Berkelanjutan. 23(2), 367.
Batara, A. (2025, Juni 19). Tambang nikel Raja Ampat dan dampak eksploitasi sumber daya alam. Green Network Asia. https://greennetwork.id/gna-knowledge-hub/tambang-nikel-raja-ampat-dan-dampak-eksploitasi-sumber-daya-alam/.
Bronto, S. (2025, Juni 9). Begini aturan penambangan di pulau-pulau kecil. Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/begini-aturan-penambangan-di-pulau-pulau-kecil-1673629.
CNN Indonesia. (2025, Juni 12). Kontroversi tambang nikel di Raja Ampat dan dampaknya bagi ekosistem laut. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/.
Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. (2012, Oktober 13). DPR setujui Perpu No 1/2004 tentang penambangan di hutan lindung. Ditjen Minerba, Kementerian ESDM. https://www.minerba.esdm.go.id/berita/minerba/detil/20121013-dpr-setujui-perpu-no-1-2004-tentang-penambangan-di-hutan-lindung.
Fisu, A. R., & I., A. E. (2025, Juni 6). Tambang Nikel Di Raja Ampat: Luka Struktural Atas Nama Pembangunan. LP2KI FH-UH. https://lp2kifhuh.org/2025/06/06/tambang-nikel-di-raja-ampat-luka-struktural-atas-nama-pembangunan/.
GreenpeaceIndonesia. (2025). #SaveRajaAmpat. Greenpeace Indonesia. https://www.greenpeace.org/indonesia/petitions/save-raja-ampat/
Gunarto, E., & Mokodompit, A. E. (2024). Dampak Pencemaran Limbah Tambang Nikel Terhadap Kehidupan Masyarakat Pesisir. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(4), 269–274.
Gustati, G. D. (2025, Juni 20). Kerusakan lingkungan diabaikan demi tambang. Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://www.ums.ac.id/berita/teropong-jagat/kerusakan-lingkungan-diabaikan-demi-tambang
Hanif, A. H., & Rukmana, H. W. (2024). Prinsip Maqashid Syariah Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Tambang Pasir. Journal Sharia And Humanities, 2(2), 306–312.
Ilyas, R. (2016). Manusia Sebagai Khalifah Dalam Persfektif Islam. Mawa’Izh: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 7(1), 170–171. https://doi.org/10.32923/maw.v7i1.610
Indonesia Kaya. (n.d.). Raja Ampat: Surga petualangan dunia di ujung Papua. Indonesia Kaya. https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/raja-ampat-surga-petualangan-dunia-di-ujung-papua/.
IPB University. (2025, Juni 19). Ahli konservasi laut IPB ungkap ancaman tambang nikel bagi paus sperma, kima raksasa, dan pari manta di Raja Ampat. IPB University. https://www.ipb.ac.id/news/index/2025/06/ahli-konservasi-laut-ipb-ungkap-ancaman-tambang-nikel-bagi-paus-sperma-kima-raksasa-dan-pari-manta-di-raja-ampat/.
Irfani, N. (2020). Asas Lex Superior, Lex Specialis, dan Lex Posterior: Pemaknaan, Problematika, dan Penggunaannya dalam Penalaran dan Argumentasi Hukum. Jurnal Legislasi Indonesia, 16(3), 312.
Jayanti, H. D. (2025, Juni 9). UU larang tambang di pulau kecil, ini alasan tambang di pulau Gag Raja Ampat masih beroperasi. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/uu-larang-tambang-di-pulau-kecil--ini-alasan-tambang-di-pulau-gag-raja-ampat-masih-beroperasi-lt6846db42bd162/?page=2.
Kompas.com. (2025, Juni 10). Tambang nikel di Raja Ampat disorot karena ancaman kerusakan lingkungan. Kompas. https://www.kompas.com/
Laia, K. (2025, September 26). Tambang nikel di Raja Ampat ancam ekologi laut dan darat. Betahita. https://betahita.id/news/detail/11446/tambang-nikel-di-raja-ampat-ancam-ekologi-laut-dan-darat.html?v=1758848490.
Mahally. (2025, Juni 14). Eksploitasi alam Raja Ampat perspektif Maqhoshidus Syari'ah: Hifdu Bia'h KH. Aly Yafie. Mahally. https://mahally.ac.id/eksploitasi-alam-raja-ampat-perspektif-maqhoshidus-syariah-hifdu-biah-kh-aly-yafie/.
Masyhadi. (2024). Peran Ushul Fiqh Dalam Menangani Isu Hukum Lingkungan Dalam Perspektif Islam. Jurnal Ekonomi Syariah, 1(1), 13.
Media Indonesia. (2025, Juni 15). Eksploitasi tambang dan masa depan pariwisata Raja Ampat. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/.
Muazam, A. R., & Maulana, I. (2025, Juni 11). Cabut 4 izin tambang nikel Raja Ampat dan ancaman hukum, bagaimana pulau lain?, Mongabay. https://mongabay.co.id/2025/06/11/cabut-4-izin-tambang-nikel-raja-ampat-dan-ancaman-hukum-bagaimana-pulau-lain/.
Mulyani, D. S., Fadjarajani, S., & Darmawan, C. (2025). Implementasi Sapta Pesona dalam Pariwisata Raja Ampat. Abdimas Pariwisata, 6(1), 1.
Nailah, A. N., & Nurjannah, A. (2024). Upaya Menjaga Raja Ampat sebagai Sustainable Tourism Melalui Prinsip Sustainabilty dan Blue Economy. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 2(1), 50. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i1.618
Nisa, A. N., & Suharno, S. (2020). Penegakan Hukum Terhadap Permasalahan Lingkungan Hidup Untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Bina Mulia Hukum, 4(2), 294. https://doi.org/10.23920/jbmh.v4i2.337
Noris, S. (2025, Maret 6). Dampak penambangan nikel terhadap ekosistem laut Raja Ampat: Ancaman bagi keanekaragaman hayati dan masyarakat lokal. Character Building. https://binus.ac.id/character-building/2025/03/dampak-penambangan-nikel-terhadap-ekosistem-laut-raja-ampat-ancaman-bagi-keanekaragaman-hayati-dan-masyarakat-lokal/.
Pangestu, O. D., & Yusuf, Y. (2025). Tambang Nikel Raja Ampat : Ancaman Kenanekaragaman Hayati atau Ancaman Pengangguran Baru ? Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(3), 1539.
Panggabean, A. S. (2012). Keanekaragaman Jenis Ikan Karang dan Kondisi Kesehatan Karang di Pulau Gof Kecil Dan Yep Nabi Kepulauan Raja Ampat. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 18(2), 109.
Petriella, Y. (2025, Juni 9). Punya hak spesial tambang, KLH tetap kaji persetujuan lingkungan PT Gag Nikel di Raja Ampat. MSN. https://www.msn.com/id-id/berita/other/punya-hak-spesial-tambang-klh-tetap-kaji-persetujuan-lingkungan-pt-gag-nikel-di-raja-ampat/ar-AA1Gkadj.
Ridwanuddin, P. (2023, Maret 11). Memuliakan gagasan ekologis KH Ali Yafie. WALHI. https://www.walhi.or.id/memuliakan-gagasan-ekologis-kh-ali-yafie.
Republika.co.id. (2025, Juni 9). Tambang nikel Raja Ampat dinilai bertentangan dengan prinsip keberlanjutan. Republika. https://www.republika.co.id/.
Sagai, B., Roeroe, K., & Manembu, I. (2017). Kondisi terumbu karang di pulau Salawati kabupaten Raja Ampat Papua Barat. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 1(2), 47. https://doi.org/10.35800/jplt.5.2.2017.15947
Sangadji, S., Malau, A. G., & Terbuka, U. (2025). Analisis Dampak Pertambangan Nikel PT X Di Pulau GAG : Resiko Lingkungan dan Peluang Ekonomi. Journal Publicuho, 8(3), 1313–1314.
Suhardjono. (2013). Hutan Mangrove di Kalitoko, Teluk Mayalibit, Pulau Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Propinsi Papua Barat. Jurnal Biologi Indonesia, 9(1), 2.
Supriyadi, I. H., Cappenberg, H. A., Souhuka, J., Makatipu, P. C., & Hafizt, M. (2018). Kondisi Terumbu Karang, Lamun Dan Mangrove Di Suaka Alam Perairan Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 23(4), 249. https://doi.org/10.15578/jppi.23.4.2017.241-252
Surau.co. (2025, Agustus 6). Syekh Yusuf Al-Qardhawi: Tokoh pembaharu Islam kontemporer. Surau.co. https://www.surau.co/2025/08/27459/syekh-yusuf-al-qardhawi-tokoh-pembaharu-islam-kontemporer/.
Sutikno, Kurniati, & Sultan, L. (n.d.). Konsep Maslahat d alam Pandangan Imām Mālik , Al Ghazali ,. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial Islam, 43–60. https://doi.org/10.30868/am.v11i01.3908.
Yafie, A. (2006). Merintis Fikih Lingkungan Hidup. Yayasan Amanah.
Yudha, S. K. (2025, Juni 8). Ini daftar perusahaan tambang yang beroperasi di Raja Ampat. Republika. https://esgnow.republika.co.id/berita/sxip9r416/ini-daftar-perusahaan-tambang-yang-beroperasi-di-raja-ampat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tasya Almutia Ramadani, Nur Mumtahana, Sahruni, Kurniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


