Keluarga Berencana dalam Hukum Islam
Analisis Maqashid Al-Syari'ah mengenai Dampak Kesehatan, Ekonomi dan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v3i1.675Keywords:
Keluarga Berencana, Kontrasepsi, Hukum Islam, Maqashid al-SyariahAbstract
Pertumbuhan populasi yang tinggi di Indonesia mendorong implementasi program Keluarga Berencana (KB) dengan menggunakan kontrasepsi, yang memicu perdebatan mengenai kehalalannya dalam hukum Islam serta dampaknya terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap kontrasepsi dan implikasinya bagi kesejahteraan keluarga serta pengelolaan populasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan normatif yuridis, melibatkan analisis teks agama, pandangan ulama, dan studi kesehatan. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga berencana sejalan dengan prinsip maqashid al-Syariah, yaitu menjaga kesejahteraan individu dan masyarakat. Program ini mendukung perlindungan jiwa (hifz al-nafs), pengelolaan harta (hifz al-mal), dan menjaga keturunan yang berkualitas (hifz al-nasl). Dengan demikian, keluarga berencana tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan sosial yang lebih luas sesuai dengan tujuan-tujuan syariat Islam.
References
Agama, K. (2019). Alqur’an dan Terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Aldino, V. H. (2023). Konsep Kependudukan Program KB di Indonesia dan Organisasi KB untuk Kesehatan. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 3(3), 198. https://doi.org/10.37481/jmh.v3i3.815
Ali, Z. (2010). Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika.
Al-Shatibi, I. (2009). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shariah (Vol. 1). Dar al-Ma’rifah.
Aminah, S., Fadillah, M. Y., & Solehuddin. (2024). Perspektif Islam di Indonesia tentang Ayat-ayat Al-Qur’an yang Berkaitan dengan Keluarga Berencana. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 158.
Anton, D. (2008). Memilih Kontrasepsi Alami dan Halal. Aqwamedia.
Apriani, A. A. R. I. (2021). Faktor Sosial dan Ekonomi yang Mempengaruhi Probabilitas Penggunaan Alat Kontrasepsi di Desa Kesiman Kertalangu. E-Jurnal EP Unud, 10(6), 2283.
Arum, D. dan S. (2009). Panduan Lengkap Pelayanan KB Terkini. Nuha Medika.
Djawas, M. & U. (2020). Azl Sebagai Pencegah Kehamilan (Studi Perbandingan Antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i). Jurnal Hukum Keluarga, 2(2).
Ekaptiningrum, K. (2009). KB Wujudkan Keluarga Berkualitas. Universitas Gadjah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/1293-kb-wujudkan-keluarga-berkualitas.com
Elysara, N., & Rusnaini, S. (2018). Pelaksanaan Program Keluarga Berencana Alam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. Ikra-Ith Humaniora, 2(3), 101.
Erna Sulistio, D. I. (2010). Penerapan Regresi Logistik Multinomial Pada Pemilihan Alat Kontrasepsi Wanita (Studi Kasus Di Desa Tonggara Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal). Media Statistika, 1(3), 32.
Fauzi, A. F. A. (2017). Keluarga Berencana Perspektif Islam dalam Bingkai ke-Indonesiaan. PROSIDING, 1(1), 92–108.
Florencia, G. (2020). Pengaruh Kontrasepsi IUD Terhadap Kanker Serviks. Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/pengaruh-kontrasepsi-iud-terhadap-kanker-serviks?srsltid=AfmBOor9cMXe9XCSGTXo6Iq1zTNtIezl-5C9jYMWESpaXjQ0obSC7S5s
Hanifah, A. N., Kusumasari, H. A. R., Jayanti, N. D., Ludji, I. D. R., Sunesni, & Sulistina, D. R. (2023). KONSEP PELAYANAN KONTRASEPSI DAN KB. CV. MEDIA SAINS INDONESIA.
Hardiani, S., Haryani, H., Annisa, N. H., Thoyibah, Z., & Lestari, H. (2021). Hubungan Nilai Sosial Budaya dengan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Kawin Usia Dini. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(1), 57. https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.860
Hayati, Y. (2018). Kontrasepsi dan Sterilisasi dalam Pernikahan. Jurnal Equitable, 3(1), 95.
Hubungan, G., Dengan, S., & Iud, P. (2019). HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA, PERSEPSI EFEK SAMPING DAN GANGGUAN HUBUNGAN SEKSUAL DENGAN PEMILIHAN IUD. 7, 381.
Indonesia, P. P. (2009). Undang-undang (UU) Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Database Peraturan | JDIH BPK. http://peraturan.bpk.go.id/Details/38852/uu-no-52-tahun-2009
Irawan, I., & Nasrullah, N. (2021). Argumentasi Keluarga berencana dalam Hukum Islam (Studi Fatwa Syaikh Mahmud Syaltut). JAWI, 3(2). https://doi.org/10.24042/jw.v3i2.8078
Khalidin, M. (2023). Status Hukum Praktik Childfree Dalam Perspektif Ulama Syafi’iyah. Jurnal Al-Nadhair, 2(1).
Kurniati, Kholifah, S. N., Khaerah, N. I., & Nur, A. J. (2024). Penggunaan Kontrasepsi Perspektif Maslahah. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(2), 218–222. https://doi.org/10.61292/eljbn.205
Kusuma, N. (2016). Hubungan Antara Metode Dan Lama Pemakaian Dengan Keluhan Subyektif Pada Akseptor. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(2).
M Nasution, D. P. (2021). Penggunaan Alat Kontrasepsi dalam Pandangan Fikih Empat Mazhab. Al-Syakhshiyyah, 3(2).
Matahari, R., Utami, F. P., & Sugiharti, S. (2018). BUKU AJAR KELUARGA BERENCANA DAN KONTRASEPSI. Penerbit Pustaka Ilmu.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis (R. Holland, Ed.; 2nd ed.). SAGE Publications, Inc.
Monayo, E. R., Basir, I. S., & Yusuf, R. M. (2020). Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi Hormonal di Wilayah Kerja Puskesmas Buhu Kabupaten Gorontalo. Jambura Nursing Journal, 2(1), 131–145. https://doi.org/10.37311/jnj.v2i1.6860
Mustofa, Z., Nafiah, N., & Septianingrum, D. P. (2020). Hukum Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Prespektif Agama Islam. MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 1(02), 92. https://doi.org/10.21154/maalim.v1i02.2625
Musyafaah, N. L. (2018). Program Kampung Keluarga Berencana Menurut Hukum Islam. Al-Hukama’, 8(2), 320–353. https://doi.org/10.15642/alhukama.2018.8.2.320-353
Riyadi, R.-, Bariki, Y., Bahri, S., & Afiani, A. (2022). Tinjauan Maqasid Syari’ah Terkait Efektifitas dan Efesiensi Hukum Dalam Pelaksanaan Progam Keluarga Berencana. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 31. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v2i2.1042
Sapiudin, S. (2017). Fikih Kontemporer. Kencana.
Sari, D. N., & Arifin, T. (2023). Keluarga Berencana Dalam Perspektif Hadis. El-Ghiroh, 21(1), 26. https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v21i1.396
Sari, E. (2019). Keluarga Berencana Perspektif Ulama Hadis. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v6i1.10452
Sari, S. W., Suherni, & Purnamaningrum, Y. E. (2015). Gambaran Efek Samping Kontrasepsi Suntik pada Akseptor KB Suntik. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 8(2), 33.
Siti Aminah, Muhammad Yuga Fadillah, S. (2024). Perspektif Islam di Indonesia tentang Ayat-Ayat Al-Qur’an yang Berkaitan dengan Keluarga Berencana. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3).
Sudrajat, A. (2008). Fikih Aktual Membahas Problematika Hukum Islam Kontemporer. STAIN Ponorogo Press.
Suwardi, M. A., Rahman, L. A., & Fourrizqiyah, S. (2024). Pandangan Dalam Ajaran Agama Islam Terhadap Program Keluarga Berencana. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 2(4), Article 4. https://doi.org/10.59841/jumkes.v2i4.1840
Wahjoepramono, G. N. T. (2022). Risiko Penyakit Radang Panggul Pada Penggunaan IUD (Intrauterine Device). ALOMEDIA. https://www.alomedika.com/risiko-penyakit-radang-panggul-penggunaan-iud
Wicaksono, A., & Yuni, L. A. (2024). Tinjauan Hukum Islam terhadap Keputusan Istri yang Melakukan Program Keluarga Berencana (KB) Tanpa Izin dari Suami. Bulletin of Community Engagement, 4(3).
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 M. Yusran. S, Astri Aulia, Mutiara Ivonni Rahmadani, Kurniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


